STRATEGI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN MODERASI BERAGAMA PADA KOMUNITAS KAJIAN ONLINE “THE POWER OF HIJRAH”
Abstract
Penelitian ini menginvestigasi strategi dakwah untuk meningkatkan moderasi beragama dalam komunitas kajian online “The Power of Hijrah” di platform WhatsApp. Melalui pendekatan kualitatif, data primer diperoleh dari wawancara dan observasi anggota kajian, sementara data skunder berasal dari literatur terkait moderasi beragama dan dakwah online. Hasil analisis menunjukkan bahwa kajian online ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang efektif, dengan jadwal rutin kajian dan beragam agenda aktivitas. Kajian ini mendorong moderasi beragama dengan menekankan pemahaman yang seimbang, menghindari ekstremisme, dan mempromosikan toleransi serta dialog antarumat beragama. Penelitian pada pemahaman tentang strategi dakwah yang efektif dalam menggalang moderasi beragama di era digital. Implikasi penelitian mencakup potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam pendekatan lintas disiplin, analisis mendalam tentang strategi dakwah, dan penelitian tentang pengaruh komunitas online terhadap perubahan sosial. Hasilnya juga relevan untuk praktisi dakwah dan peneliti yang tertarik pada isu-isu moderasi beragama dan media sosial.
Downloads
References
Indriya Suciningsih, Analisis Wacana Kritis Trending Topic Hastag Crazy Rich Surabayan Di Twitter, Skripsi Diajukan Kepada Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Surabaya, 2019,
Mahyuddin, Sosiologi Komunikasi; Dinamika Relasi Sosial di Dalam Era Virtualitas, (Makasar: Shofia, 2019).
Ike Dewi Sulistyaningtyas, “Pemberitaan di Media Massa Sebagai Pembentuk Reputasi Organisasi”, Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 1, No. 1, Juni 2004.
Wira Respati, “Transformasi Media Massa Menuju Era Masyarakat Informasi Di Indonesia”, Jurnal Humaniora, Vol. 5 No. 1 April, 2014.
Umaimah Wahid, Ilmu Komunikasi; Sekarang dan Tantangan Masa Depan, (Jakarta: Penada Media, 2013).
Yulianto Budi Setiawan, “Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Kekerasan Berbasis Gender di Surat Kabar Harian Suara Merdeka”, Jurnal Ilmiah Komunikasi, Vol. 2, No. 1, Februari 2011.
Sona Aprilia Anugraheni, Bias Gender Media Massa (Analisis Wacana Kkritis Sara Mills Dalam Pemberitaan Kasus Pelecehan Seksual Pasien Oleh Pegawai National Hospital Surabaya di Media Online Tribune.com dan Detik.com Edisi Januari 2018, Skripsi Diajukan kepada Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya, Surabaya, 2018.
Siti Fitria Apriliani, Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Dalam Surat Kabar Harian Kompas.
Ahmad Fauzan, dalam http://mtafm.com/v3/2012/01/q-s-al-ahzab-ayat-70-71/ diakses pada Minggu, 21 Maret 2021, pukul 10:06.
Lutfi Maulana, “Kitab Suci dan Hoax: Pandangan Al-Quran Dalam Menyikapi Berita Bohong”, Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, Vol. 2. No. 2. Desember, 2017.
Wikipedia,dalamhttps://id.wikipedia.org/wiki/Waria#:~:text=Waria%20(lakuran%20dari%20kata%20wanita,perempuan%20dalam%20kehidupan%20sehari%2Dharinya.&text=Sebutan%20bencong%20atau%20banci%20juga%20dikenakan%20terhadap%20waria. Diakses pada Sabtu, 13 Maret, 2021, pukul 17:46.
Wikipedia, dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Transgender, diakses pada Sabtu, 13 Maret, 2021, Pukul 18:01.
Muhammad Ramadhan Alfaris, “Eksistensi Diri Waria Dalam Kehidupan Sosial di Tenggah Mayarakat Kota (Fenomena Tentang Eksistensi Diri Waria Urbanisasi di Kota Malang)”, Jurnal Hukum, Vol. 1, No. 1, Juni 2018.
Rr. Siti Kurnia Widi astuti, dkk, “Problem-Problem Minoritas Transgender Dalam Kehidupan Sosial Beragama”, Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama dan Perubahan Sosial, Vol. 10, No. 2, Juli-Desember 2016/ISSN: 1978-4467 (p).
Firman Afanda, “Kontruksi Sosial Masyarakat Terhadap Waria”, Jurnal Sosiologi Ilmu Politik, Vol. 1, No. 1, Juli 2015.
Rima Fadmawati, Kehidupan Wanita Pria (Waria) Dalam Perspektif Kesejahteraan Sosial (Studi Kasus Pondok Pesantren Waria di Banguntapan Bantul), Skripsi Diajukan Kepada Universitas PGRI Yogyakarta, Yogyakarta, 2016.
Masthuriyah Sa’dan, Santri Waria Kisah Kehidupan Pondok Pesantren Waria Al-Fatah, (Yogyakarta: DIVA Press, 2020).
Wikipedia, dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Tempo.co#:~:text=Tempo.co%20didirikan%20pada%20tahun,B.%20Ridwan%20dengan%20nama%20Tempointeraktif.&text=Geliat%20Kelompok%20Tempo%20Media%20setelah,pionir%20berita%20internet%20di%20Indonesia. Diakses pada Selasa, 15 Desember, 2020, pukul 15:12.
Sedia Willing Barus, Jurnalistik Petunjuk Teknis dan Menulis Berita,( Jakarta: Erlangga, 2010).
Lexy J. Meleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1990).
Shinta Maharani, “Wisata Religi Ala Santri Pesantren Waria Al-Fatah”, dalam https://travel.tempo.co/read/1286742/wisata-religi-ala-santri-pesantren-waria-al-fatah, diakses pada 22 Februari
, Pukul 18:45
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Arina Rahmatika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


