Entitas Metode Dakwah Organisasi Islam Dalam Meningkatkan Religiusitas Masyarakat di Tengah Penyakit Menular
DOI:
https://doi.org/10.20414/tasamuh.v19i2.4038Abstract
Pandemi COVID-19 menimbulkan perlunya gaya hidup baru dalam menjalani kehidupan, tidak terkecuali pada aktivitas dakwah. Adanya pandemi COVID-19 menjadi dinding (persoalan dan tantangan) aktivitas dakwah, tidak terkecuali dakwah NU di Kecamatan Rejotangan. Dengan demikian, NU di Kecamatan Rejotangan mengkonstruksi dakwah dengan melakukan pendekatan dan realisasi metode dakwah dalam meningkatkan religiusitas masyarakat, sekaligus sebagai upaya untuk menyesuaikan diri di tengah kebijakan pemerintah seperti PSBB dan PPKM yang pada intinya mewajibkan bagi masyarakat untuk menjaga jarak dan mengurangi mobilitas sebagai langkah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Mulanya, sebelum pandemi COVID-19 banyak aktivitas dakwah NU di Kecamatan Rejotangan yang terselenggara langsung dalam satu majelis dengan jumlah mad’u dalam skala besar. Akan tetapi, setelah pandemi COVID-19 melanda, praktik dakwah NU di Kecamatan Rejotangan mengalami perubahan seperti penerapan protokol kesehatan dalam dakwahnya, juga penerapan metode dakwah yang didukung dengan memanfaatkan media modern.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 TASÂMUH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





